Home » Berita » Mahasiswa KKN UGM Perkenalkan Profesi Apoteker melalui Program “Apoteker Cilik” di SDN Cikondang

Mahasiswa KKN UGM Perkenalkan Profesi Apoteker melalui Program “Apoteker Cilik” di SDN Cikondang

Oleh

Mahardi

Majalengka, 16 Juli 2025 – Sebagai upaya meningkatkan pemahaman siswa tentang dunia kesehatan, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Gadjah Mada (UGM) menggelar program pengenalan profesi apoteker dan peningkatan kesadaran mengenai obat-obatan yang ditemukan sehari-hari dengan baik dan benar pada program kerja yang berjudul “Apoteker Cilik“. Kegiatan ini dilaksanakan pada Rabu (16/7/2025) pukul 08.00 WIB di SDN Cikondang, Kecamatan Cingambul, Kabupaten Majalengka, dengan melibatkan 23 siswa kelas 4.  

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh pentingnya mengenalkan profesi apoteker sebagai salah satu ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. “Banyak anak-anak yang belum memahami peran apoteker selain sebagai penjual obat di apotek. Padahal, profesi ini memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan keamanan dan efektivitas pengobatan,” jelas salah satu mahasiswa KKN UGM.  

Melalui program ini, siswa tidak hanya dikenalkan pada berbagai jenis obat yang biasa ditemukan di rumah, seperti obat demam, vitamin, atau obat merah, tetapi juga diajarkan prinsip penggunaan obat yang benar.  

Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui beberapa tahapan yang menarik. Diawali dengan perkenalan profesi apoteker secara menyeluruh, mulai dari peran mereka di apotek, rumah sakit, hingga industri farmasi, dengan menggunakan media visual dan contoh nyata untuk memudahkan pemahaman siswa. Setelah itu, siswa diajarkan formulir 5O (Obat apa, Oleh siapa, Untuk apa, Obat bagaimana cara pakainya, dan Obat kapan harus berhenti) sebagai panduan dasar dalam menerima dan menggunakan obat. Mereka kemudian langsung mempraktikkan konsep ini menggunakan obat simulasi yang disiapkan oleh tim KKN. Selanjutnya, untuk menguji pemahaman dan memacu semangat belajar, diadakan sesi kuis interaktif dengan pertanyaan seputar materi yang telah diajarkan. Terakhir, kegiatan diakhiri dengan sesi kuis, di mana siswa menunjukkan antusiasme dengan aktif menjawab pertanyaan kritis seputar profesi apoteker dan penggunaan obat. Melalui metode pembelajaran yang variatif ini, siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan baru tetapi juga pengalaman langsung yang berkesan.

Kegiatan ditutup dengan foto bersama dan pembagian hadiah sebagai bentuk apresiasi siswa yang telah aktif menjawab pertanyaan. Program ini diharapkan tidak hanya menambah wawasan siswa, tetapi juga menanamkan kesadaran akan penggunaan obat yang bertanggung jawab sejak dini.  

Kontributor: Tim KKN UGM 2025 Cingambul Ngarumpul – Sub Unit Cikondang

Share:

Tinggalkan komentar